Eksekutif Casino Vegas Dijatuhi hukuman karena Pelanggaran Anti Pencucian Uang

eksekutif-casino-vegas-dijatuhi-hukuman-karena-pelanggaran-anti-pencucian-uang

Dalam perubahan hukum yang krusial, Scott Sibella, bekas eksekutif casino-kasino besar di Las Vegas, dihukum eksperimen setahun sesudah mengaku meluluskan bandar taruhan ilegal untuk menaruhkan juta-an dolar di MGM Grand. Hukuman itu dijatuhkan pada sidang pengadilan federasi yang dipegang oleh Hakim Area AS Dolly Gee.

Perincian Hukuman

Scott Sibella, yang akui bersalah di bulan Januari karena menyalahi ketentuan anti pencucian uang federasi, diperintah oleh Hakim Dolly Gee untuk bayar denda $9,500 bersama penilaian khusus $100. Walaupun mempunyai potensi hadapi hukuman 5 tahun penjara dan denda $250.000, bekerja sama Sibella dengan penyelidik dan minimnya kisah kriminil awalnya mempengaruhi keputusan untuk memberi hukuman lebih enteng.

Latar Belakang dan Implementasi Hukum

Dakwaan Sibella asal dari ketidakberhasilan memberikan laporan transaksi bisnis menyangsikan yang mengikutsertakan Wayne Nix, bekas pemain bisbol liga kecil sebagai bandar taruhan. Nix, yang sekarang ini sedang menanti hukuman, memulai usaha permainan judi ilegal dan salurkan hasil terlarang lewat MGM Grand tanpa laporan yang dibutuhkan ke departemen kepatuhan casino.

Menurut penyelidik federasi, Sibella akui ketahui kegiatan Nix tapi memutuskan untuk meremehkannya karena peranannya dalam casino. “Saya tidak ingin ketahui karena posisi saya,” kata Sibella, memperlihatkan menyengaja menghindar dari implementasi pengetahuan yang bisa merintangi Nix taruhan di casino.

Perlakuan Peraturan Tambahan

Regulator casino Nevada saat ini pertimbangkan perlakuan keras pada Sibella, termasuk kemungkinan mengambil atau membatalkan ijin permainan judi negara bagiannya dan kenakan denda sampai $750.000. Pemikiran ini meng ikuti keluh kesah yang disodorkan oleh penyelidik Dewan Kontrol Permainan negara bagian.

“Tn. Pelanggaran yang tersengaja oleh Sibella pada kewajiban Undang-Undang Kerahasiaan Bank untuk memberikan laporan kegiatan menyangsikan mencelakakan integritas MGM Grand,” kata Agen Khusus Penanggung Jawab Tyler Hatcher, Interograsi Kriminil IRS, Kantor Lapangan L.A. “BSA memercayakan laporan kegiatan menyangsikan membuat perlindungan instansi keuangan supaya tidak jadi simpatisan dalam kegiatan pencucian uang yang kerap kali memberikan keuntungan organisasi teroris atau kriminil. Saat memegang sebagai presiden MGM Grand, Tuan Sibella menghancurkan keyakinan serta kepercayaan pegawai, pelanggan, dan tubuh pengaturnya, dan karena itu ia akan diminta pertanggungjawaban. Disamping itu, kesepakatan non-penuntutan dengan MGM Grand Hotel, LLC dan The Cosmopolitan of Las Vegas harus jadi pernyataan ke casino dan instansi keuangan lain jika menghindar dari kewajiban BSA bisa memunculkan resiko yang kronis, dan kami akan menyelidik sangkaan ketidakpatuhan.”

Profesi dan Resiko

Scott Sibella ialah figur terpenting di industri casino Las Vegas, sebelumnya pernah menggenggam peranan eksekutif di The Mirage, Treasure Island, dan MGM Grand, di mana dia memegang sebagai presiden dan COO sepanjang delapan tahun. Saat kedudukannya di Resorts World Las Vegas usai pada September 2023 sesudah pemberhentiannya karena pelanggaran peraturan dan pelanggaran ketetapan kerja.

Interograsi Lebih Luas

Kasus ini adalah sisi dari penyidikan yang bertambah luas oleh Departemen Kehakiman pada operasi permainan judi olahraga ilegal dan kegiatan pencucian uang yang mengikutsertakan casino Las Vegas. Ini termasuk kasus populer Ippei Mizuhara, bekas penerjemah bintang Los Angeles Dodgers Shohei Ohtani, yang terturut dalam pola pembayaran hutang ke bandar taruhan ilegal memakai uang curian.

Hukuman Sibella mengidentifikasi sebuah cerita peringatan untuk kepatuhan dan kredibilitas dalam industri permainan judi, mengutamakan kewajiban hukum dan norma beberapa eksekutif casino untuk memberikan laporan dan menghambat kegiatan ilegal.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *